Aku telah menghamili tanteku

AKU BERDOSA MENGHAMILI TANTEKU

Cerita yang kutulis ini adalah segelintir rasa sesal yang terpendam dalam hati. aku berdosa telah menjalin hubungan dengan tante sendiri dan bahkan menghamilinya. Aku tak kuasa menceritakannya kepada siapapun termasuk kepada istriku.

http://friedstory.blogspot.com/2016/12/aku-telah-menghamili-tanteku.html
sumber gambar : sijantan.com


Sebut saja namaku Alfin aku seorang pria dan umurku 25th. aku bekerja di salah satu perusahaan finacial. aku sudah menikah pertengahan tahun ini dengan pacarku. kisah ku dimulai pada awal tahun 2014 tepatnya pada bulan januari yang lalu ketika aku mendapat tugas selama satu bulan di jakarta.

Di jakarta aku tinggal di rumah salah satu pamanku yang paling akrab denganku sejak aku masih kecil, sebut saja namanya Zack. Pamanku berusia 32 tahun. Beliau tinggal bersama istrinya, tante Ria 25 tahun, dan anaknya masih balita berusia 2 tahun.Meskipun aku mendapat tunjangan penginapan dari kantor selama di jakarta, aku pikir dengan menginap dirumah pamanku, aku lebih menghemat lebih banyak uang buat kutabung.

Singkat cerita aku sudah menetap sekitar 3 mingguan, aku ingat pasti tanggal itu 29 januari 2014, aku pulang agak cepat dari kantorku karena sudah tidak ada kegiatan lagi. Namun begitu aku sampai rumah, aku melihat pamanku telah bersiap-siap untuk pergi keluar kota. Katanya dia disuruh bosnya mengantar bahan baku ke bandung selama 5 hari. Pamanku adalah seorang suplier bahan baku pakan ternak di jakarta.

Paman menitipkan keluarganya padaku. Jadi tinggalah aku dan istri pamanku serta putranya yang masih kecil dirumah itu. aku memanggil istri pamaku myaunt, meskipun usianya masih dibawahku tapi aku menghormati pmanku, istrinya tentu adalah tanteku juga. Dan barang kali perlu diketahui, sekalipun istri pamanku cantik namun tak sedikitpun aku menaksirnya atau punya niat menggodanya, prinsipku adalah walau bagaimana pun juga dia adalah tanteku, istri pamanku yang aku hormati.

setelah pamaku pamit kemudian aku tidur dan tak terasa aku bangun sudah jam 18.00 wib. aku lihat sepupu kecilku tengah tertidur pulas diruang tengah dan sedikit pintu kamar agak terbuka, nampak ibunya tengah luluran di kamarnya. Akupun bergegas ke kamar mandi. Selesai dari kamar mandi aku dengan tergesa-gesa sedikit lari menuju kamarku. Namu di tengah rumah aku bertabrakan dengan tante Ria yang sama-sama memakai handuk.

Jantungku seketika berdesir. Tubuh tante yang hanya berbalut handuk sama denganku membuatku tak bisa lagi berpikir jernih. Tabrakan kami yang hanya berbalut handuk spontak memeluk tubuh tanteku. Entah setan apa yang telah merasuki diriku ini !! aku malah memberanikan diri untuk memeluknya. Entah darimana keberanian itu datang. yang jelasnya, darahku seketika berdesir kencang. pikiranku tak menentu saat tangnku merasakan kelembutan kulit istri pamanku ini.

Herannya lagi tanteku hanya pasrah, tidak ada sedikitpun perlawanan terhadapku. Pelukanku semakin kencang dan bernafsu, tante juga balas memeluk ku. aku tidak tau kenapa tante tidak menolak tubuh ku, atau pun melarangku. dia seolah pasrah dan membiarkan tanganku bergerilya menggerayangi tubuhnya. Melihat kepasrahannya, aku semakin berani. tanpa kata-kata atau pun rayuan, aku lansung membopong tubuh tante masuk kekamar ku. Disana, langsung ku lampiaskan hasratku. tak ada penolakan  dan tak ada perlawanan.

Aku juga tak tau kenapa tanteku mau kuajak ML. terkadang tebesit dipikiranku, pamanku mungkin loyo diranjang, sehingga istrinya tidak menolak kuajak berhubungan intim. Tapi aku tidak pernah menanyakan itu. Bagiku semuanya hanya sebatas seks saja, tidak lebih dari itu. Selama 5 hari paman berada di luar kota, setiap malam aku berhubungan intim dengan tante. aku terus minta jatah padanya.

Aku heran, tante seolah takut dan takberdaya. hingga akhirnya pamanku pulang dan masa tugas dijakarta ku juga sudah selesai. akhirnya aku pamit pulang ke kampung. Meski hubungan intim berulang-ulang kami lakukan, tapi tak ada janji atau rayuan atau apapun itu. kami melakukan hanya sebatas seks saja,

4 bulan kemudian aku menikah dengan tunanganku dan kudengar keluarga pamanku juga baik-baik saja dan seolah tidak ada kejadian apapun dirumah itu. Namun ada berita tidak tidak mengenakkan yang aku dapatkan, istri pamanku tengah hamil. Dari situ aku sangat berdosa karena telah mengkhianati rumah tangga pamanku.

Tak sedikitpun pamanku menaruh rasa curiga terhadapku dan sungguh aku tak percaya ketika tanteku melahirkan seorang bayi yang hampir mirip denganku. Hingga desember 2014, kudengar pamanku sering banyak melamun dengan kehadiran anak ke 2 nya. karena wajah anak keduanya sangat mirip denganku. namun hingga saat ini, pamanku tidak pernah menanyakan apapun terhadapku. Aku juga tidak berani bertanya pada tante apakah itu anakku atau bukan. biarlah waktu yang menjawab semua.

0 Response to "Aku telah menghamili tanteku"

Posting Komentar