seorang pemuda menyadarkanku dari Seks dan Narkoba

SEKS DAN NARKOBA MENGHANCURKAN AKU


http://friedstory.blogspot.com/2016/12/seorang-pemuda-menyadarkanku-dari-seks.html


Hidupku hancur dan masa depanku suram karena narkoba dan kehidupan malam. selama dua tahun aku bergelut dengan barang haram itu, menghabiskan harta orang tua dan menikmati kebebasan semu.Kini, dunia gemerlam membuatku terdampar dipusat rehabilitas.

Sebut saja namaku Cici, aku lahir dikeluarga berkecukupan. ayahku seorang pengusaha tambang sedangkang ibuku penjabat pemerintah di kotaku. Orang tua ku yang sibuk membuatku juga mencari keibukan sendiri. Sayangnyatidak ada yang mengarahkanku sehingga kesibukanku yang kujalani malah membuatku terperangkap di dunia malam.

Aku anak bungsu dari tiga bersaudara. Secara materi kami sangat dimanjakan oleh orang tua.Semua kebutuhan kami disediakan, mulai dari kendaraan, uang saku dan fasilitas lainnya. Apapun yang kami inginkan sejauh itu menyangkut materi pasti dengan mudah kami dapatkan. Orang tua ku terlalu sibuk dengan urusan meraka hingga melupakan anak - anaknya yang begitu gersang dengan kasih sayang. Pada saat itu aku tidak paham paham tentang tentang kasih sayang orang tua, yang jelas aku merasa senang - senang saja karena orang tua sangat memanjakanku.

Cobaan pertama dalam keluarga kami adalah ketika kakakku yang pertama tewas akibat overdosis putauw. Sementara kakaku yang kedua hampir tewas ditikam orang gara-gara menghamili pacarnya, sekarang dia lari ke kota lain.  Kondisiku tidak lebih baik dari pada mereka. Aku seakan melengkapkan keluarga kami ketika aku juga mengenal dunia malam.

Aku mengenal Narkoba dari pacarku dikampus. Dari dialah aku mengenal berbagai macam benda haram itu. Aku benar-benar terbuai oleh pil-pil itu. Aku bisa dengan mudah mendapatkan karena aku punya uang untuk membeli. Mobilku dan motor kakakku kujual untuk membeli narkoba dan berpesta dengan teman-temanku. Semua kudapat dari pacarku bahkan termasuk kesucianku juga kuserahkan kepadanya. Aku betul - betul lupa diri.

Dua tahun aku menjalani hidup seperti itu, beruntungnya aku disaat-saat seperti itu aku berkenalan dengan seorang pemuda yang juga masih tetangga dekat rumah. Dia alumni pesantren, rupanya dia sering memperhatikan tingkah lakuku selama ini.

Caranya memperhatikan membuatku terenyuh dan menangis. Dia berbicara dan mampu menggambarkan apa yang kurasa. Aku seperti di tempeleng dan disadarkan. Perlahan pemuda itu memperkenalkan aku dengan banyak ajaran agama. Setiap saat jika ada waktu kami bertemu dan aku menanyakan banyak hal kepadanya. Dan aku merasa puas, hatiku seperti tanah kerontang yang disirami air, aku merasakan kesejukan dari seiap kata-katanya.

Reaksiku terhadap narkoba dan dunia malam mulai berbalik, sedikit - sedikit aku mulai meninggalkan kebiasaan ke diskotik dan minum alkohol. Yang sulit adalah menahan keinginanku untuk mencoba obat - obat terlarang. Temankuitu menyaran aku masuk pusat rehabilitas sebagai awal baru kehidupanku.

Aku tak berpikir banyak, aku ingin terbebas dari pengaruh obat-obatan itu. Aku lansung masuk ke panti rehabilitas, waktu itu bulan ramadhan. Setiap malam aku menangis dan menyesal, aku memohon ampun kepada tuhan atas segala kesalahan yang pernah aku lakukan.

Kini waktuku banyak habis di panti rehabilitas, semangat hidupku juga mulai bangkit, cita-citaku menjadi pengusaha seperti ayahku kembali muncul. Dan aku tidak akan mendekati narkoba dan dunia malam lagi sampai kapanpun.

0 Response to "seorang pemuda menyadarkanku dari Seks dan Narkoba"

Posting Komentar